Saturday, February 28, 2009

Meluputkan

Luput = tidak kena. Meluputkan = dibuat tidak kena, meski seharusnya kena
Dalam Mazmur kerap kita baca bagaimana orang memandang bahwa Tuhanlah yang menyelamatkan hidup mereka dari kemalangan. Kata meluputkan digunakan untuk menyatakan bahwa – dari diri mereka sendiri, mereka tidak berdaya apa-apa, dan sudah pantas/wajar jika kemalangan menyergap mereka. Namun mereka yang istimewa dimata Tuhan akan diluputkan. Ada 13 kali kata meluputkan kita jumpai dalam Mazmur dan kalau kita telaah ada semacam logika dibalik keyakinan ini yaitu bahwa dari manusia dituntut sebuah tindakan
1. Mazmur 22:5 Kepada-Mu nenek moyang kami percaya; mereka percaya, dan Engkau meluputkan mereka.
2. Mazmur 34-8 Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.
3. Mazmur 37:40 TUHAN menolong mereka dan meluputkan mereka, Ia meluputkan mereka dari tangan orang-orang fasik dan menyelamatkan mereka, sebab mereka berlindung pada-Nya.
4. Mazmur 41-2 Berbahagialah orang yang memperhatikan orang lemah! TUHAN akan meluputkan dia pada waktu celaka.
5. Mazmur 50:15 Berserulah kepada-Ku pada waktu kesesakan, Aku akan meluputkan engkau, dan engkau akan memuliakan Aku."
Mazmur 81-8 dalam kesesakan engkau berseru, maka Aku meluputkan engkau; Aku menjawab engkau dalam persembunyian guntur, Aku telah menguji engkau dekat air Meriba.
Mazmur 40-18 Aku ini sengsara dan miskin, tetapi Tuhan memperhatikan aku. Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku, ya Allahku, janganlah berlambat!
Mazmur 70-6 Tetapi aku ini sengsara dan miskin--ya Allah, segeralah datang! Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku; ya TUHAN, janganlah lambat datang!

Tuhan meluputkan dari apa ?
1. Mazmur 18-44 Engkau meluputkan aku dari perbantahan rakyat; Engkau mengangkat aku menjadi kepala atas bangsa-bangsa; bangsa yang tidak kukenal menjadi hambaku;
2. Mazmur 18-49 yang telah meluputkan aku dari pada musuhku. Bahkan, Engkau telah meninggikan aku mengatasi mereka yang bangkit melawan aku; Engkau telah melepaskan aku dari orang yang melakukan kelaliman.
3. Mazmur 56-14 Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan.
Mazmur 116:8 Ya, Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, dan mataku dari pada air mata, dan kakiku dari pada tersandung.
Mazmur 89-49 Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian, yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati?

Mat 27: 43 Ia menaruh harapan-Nya pada Allah: baiklah Allah menyelamatkan Dia, jikalau Allah berkenan kepada-Nya! Karena Ia telah berkata: Aku adalah Anak Allah."
(Dalam versi Kitab Suci Komunitas Kristiani – sebagai ganti kata “menyelematkan”digunakan kata “meluputkan”)

Mari kita bandingkan rumusan yang kita pelajari dalam Mazmur tadi dengankehidupan Yesus. Adakah dari kita yang meragukan bahwa Yesus adalah seorang yang :

• Percaya
• Takut akan Tuhan
• Berlindung padaNya
• Memperhatikan orang yang lemah
• Berseru pada Tuhan

Kita percaya penuh bahwa Yesus melakukan hal-hal diatas.

Namun apa yang terjadi ?
Yesus menjadi perbantahan><><>< penantian =" maut">< style="font-style: italic;">Jika boleh memilih Manakah yg kita utamakan ? Pengabulan segenap doa Atau karunia akan hati yang selalu damai Entah doa dikabulkan atau tidak

Renungan untuk PDKK Prapatan 26 Sept 2005

No comments:

Post a Comment